Senin, 30 November 2015

Mencoba Bisnis Kontrakan - 6 Pertimbangan Sebelum Memulainya

Summary
Pertimbangan dalam memulai bisnis kontrakan mencakup lokasi, potensi pasar, harga hingga pesaing.


Berbisnis properti tak melulu merujuk pada apartemen dan rumah. Bisnis kontrakan dan indekos boleh dijadikan peluang, terlebih bila menginginkan keuntungan dalam jangka panjang. Sebab, jika menjalankan bisnis kontrakan, Anda akan memperoleh penghasilan setiap bulannya. Dan Anda bisa menjadikannya sebagai sumber penghasilan tambahan.
Namun, ketika hendak menjalankan bisnis kontrakan dan indekos, ada beberapa pertimbangan yang wajib diperhatikan. Semisal lokasi dan target pasar yang hendak dituju. Bila sasaran Anda dalam mencari calon penghuni adalah kaum mahasiswa maka lokasi bisnis kontrakan Anda harus berdekatan atau berada di sekitar universitas. Sementara, jika target Anda adalah para pekerja, lokasinya harus yang sekitar kawasan bisnis.
Agar bisnis kontrakan dan indekos Anda berjalan mulus, perlu mempertimbangkan 6 hal di bawah ini. Faktor utama kesuksesan bisnis Anda bukan hanya berpusat pada pemilihan lokasi saja. Ada faktor lain yang layak dipertimbangkan sebelum membuka bisnis kontrakan. Apa saja itu?


Survei Lokasi
Lokasi untuk memulai bisnis kontrakan bisa dimulai dengan mencari dan memerhatikan rumah kontrakan atau indekos di wilayah sekitar. Apabila kontrakan di sekitar rumah Anda selalu penuh, maka ada kesempatan untuk membuka bisnis di sekitar situ. Anda juga bisa memanfaatkan tanah bila punya, dan dijadikan kontrakan atau indekos.

Potensi Pasar
Beberapa pasar yang berpotensi menjadi sasaran Anda ialah kaum mahasiswa, pekerja, karyawan pusat perbelanjaan, mal hingga pabrik. Untuk itu carilah lokasi yang berdekatan dengan keberadaan potensi pasar tersebut. Cari informasi juga mengenai potensi penambahan karyawan perusahaan, pabrik, atau mahasiswa yang ada di sekitar lokasi Anda. Bila mengalami peningkatan maka ceruk pasar juga makin potensial.

Harga
Salah satu kunci keberhasilan bisnis kontrakan dan indekos adalah penetapan harga yang bersaing. Tentu masing-masing pasar akan membandingkan harga kontrakan dari satu tempat ke tempat lainnya, sebelum memutuskan untuk menempati kontrakan. Jangan terlalu tinggi memberikan harga ketimbang pesaing. Dan sesuaikan pemberian harga dengan fasilitas yang diberikan.

Amati Pesaing
Selain mengamati pesaing dalam sisi harga, Anda juga harus tahu fasilitas apa saja yang diberikannya. Misalnya, pesaing Anda hanya memberikan ruang kamar saja, maka Anda bisa mengambil keuntungan dengan menyediakan fasilitas seperti AC atau TV. Tujuannya untuk memenangkan pasar dan membuat penyewa lebih nyaman.

Peraturan
Wajib hukumnya memberikan beberapa peraturan bagi penyewa. Namun, jangan terlalu ketat dan berlebihan. Peraturan ini dibuat agar baik penyewa dan pemberi sewa sama-sama memperoleh keuntungan. Hal ini bisa dimulai dengan membuat peraturan mengenai jam kunjungan, kebersihan lingkungan kontrakan hingga penambahan fasilitas penyewa.

Kalkulasi 
Faktor terakhir yang patut Anda perhatikan agar menuai keuntungan dari bisnis kontrakan ini ialah kalkulasi biaya. Hitung berapa pengeluaran yang Anda habiskan untuk membangun kontrakan atau indekos, sehingga dapat menentukan berapa harga sewa yang patut diajukan. Jangan lupa untuk menghitung pemasukan dan pengeluaran agar mengetahui keuntungan yang Anda peroleh. Anda juga bisa menaikkan harga sewa sewaktu-waktu, terutama bila dalam beberapa tahun keuntungannya terlampau sedikit.

Sumber : Rumah.com